KUDUS – Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Perumahan Kudus Permai RT 1 RW IV, Desa Garung Lor, berlangsung meriah dan tampil beda. Tak sekadar menghadirkan perlombaan fisik, warga setempat sukses menggelar lomba 17 Agustus edukatif melalui ajang Lomba Tebak Kata yang seru dan sarat muatan literasi anak.

Kegiatan yang ditujukan bagi anak-anak tingkat TK hingga kelas 6 SD ini diinisiasi penuh secara mandiri oleh panitia remaja tingkat SMP dan SMA setempat. Di antara beberapa perlombaan beregu yang digelar—seperti jalan cepat dan balon berantai—lomba tebak kata 17-an menjadi sorotan utama yang paling menyedot perhatian penonton.

Dalam lomba ini, setiap tim berisi 7 anak yang saling adu cepat dan ketepatan. Soal-soal yang dilontarkan menguji daya kritis peserta melalui materi matematika sederhana, pengetahuan umum lingkungan, ilmu pengetahuan sehari-hari, hingga wawasan sejarah kemerdekaan Indonesia.

Salah satu peserta, Azzam, mengaku sangat menikmati jalannya perlombaan. Menurutnya, atmosfer lomba terasa mendebarkan sekaligus menyenangkan.

"Seru banget! Awalnya deg-degan karena harus cepat mikir dan bisik-bisik sama teman se-regu. Ternyata jawabannya sudah sering dipelajari di sekolah. Lomba ini bikin makin paham sejarah tapi tetap bikin ketawa," tutur Azzam sumringah.

Ketua Panitia Lomba, Faidha Namila Arsyah (Mila) dari SMP 1 Kudus, didampingi Mohammad Naufal Yafi' dari SMK Al Islam Kudus, menyampaikan bahwa konsep lomba anak edukatif ini dirancang agar semarak kemerdekaan tak sekadar menjadi rutinitas tahunan semata.

"Kami menyisipkan unsur literasi dan pengetahuan umum secara interaktif. Harapannya, adik-adik tidak hanya belajar kekompakan di lapangan, tetapi juga terasah daya ingat dan wawasan kebangsaannya," terang Mila.

Terobosan kreatif ini mendapat apresiasi tinggi dari para tokoh masyarakat. Sekretaris RT 1 RW IV, Pak Edy, memuji kemandirian panitia remaja yang berhasil mengemas acara secara bermakna. Dukungan senada datang dari perwakilan PKK setempat, Ibu Krisna, yang menilai perlombaan berbasis pengetahuan ini sangat efektif untuk mengalihkan perhatian anak dari ketergantungan gawai (gadget).

Perpaduan aktivitas fisik dan stimulasi otak pada perayaan HUT RI di Perum Kudus Permai Garung Lor ini pun sukses menjadi contoh inspiratif ide lomba 17 Agustus yang edukatif, mempererat kebersamaan, dan berdampak positif bagi tumbuh kembang generasi muda.