JEPARA — SD Muhammadiyah Jepara melaksanakan kegiatan study tiru ke SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. Kegiatan ini diikuti oleh rombongan Bapak dan Ibu Guru SD Muhammadiyah Jepara bersama jajaran Majelis Dikdasmen PCM Jepara.

Kegiatan study tiru ini menjadi bagian dari upaya SD Muhammadiyah Jepara untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, serta menggali berbagai praktik baik dalam pengelolaan dan pengembangan sekolah.

Rombongan Majelis Dikdasmen PCM Jepara terdiri atas Ketua Majelis Dikdasmen, Ibu Laili Nuraini, bersama anggota Ibu Tri Ismawati dan Bapak Agus Badrun. Serta Kepala Sekolah Ustadz Akhmad Faozan, bersama Bapak dan Ibu Guru SD Muhammadiyah Jepara.

Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, Bapak Jamaluddin Kamal, beserta jajaran.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan berkesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sekolah, program unggulan, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Kepala SD Muhammadiyah Jepara, Ustadz Akhmad Faozan, menyampaikan bahwa kegiatan study tiru merupakan salah satu ikhtiar sekolah untuk terus belajar dan melakukan perbaikan. Budaya tertib, bersih, disiplin, berprestasi bukan sebatas slogan, tetapi benar-benar terwujud acara bersama-sama. Kami mendapatkan cerita proses dan menghasilkan progres setiap waktu.

“Study tiru ini merupakan ikhtiar kami untuk terus belajar dan melakukan perbaikan. Kami ingin melihat secara langsung berbagai praktik baik yang telah diterapkan di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, kemudian mengambil hal-hal positif yang relevan untuk dikembangkan di SD Muhammadiyah Jepara. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi guru dan menjadi bagian dari langkah kita dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Jepara, Ibu Laili Nuraini, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal dari terjalinnya kolaborasi yang lebih kuat antar sekolah Muhammadiyah.

“Kami berharap kegiatan study tiru ini tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi dapat menghasilkan gagasan dan program nyata yang bisa dikembangkan di SD Muhammadiyah Jepara. Berbagi pengalaman antar sekolah Muhammadiyah sangat penting agar kita dapat saling menguatkan dan berkolaborasi,” tuturnya.

Kegiatan study tiru ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pengalaman baru bagi SD Muhammadiyah Jepara dalam mengembangkan program sekolah, meningkatkan profesionalisme guru, serta memperkuat tata kelola pendidikan.

Salah satunya adalah toilet yang bersih, wangi, alat kebersihan tertata rapi dan catnya cerah, keramiknya menyesuaikan cat, dibersihkan setiap saat.

Melalui semangat “Unggul, Islami dan Berkemajuan”, SD Muhammadiyah Jepara terus berkomitmen untuk membangun budaya belajar, berkolaborasi, dan melakukan inovasi demi menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik.

Hari ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU Sister School. Bahwa SD Muhammadiyah Jepara menjadi sister school SD Muhammadiyah Birrulwalidain Kudus. Dengan tindalanjut program magang, Workshop dan penguatan manpower (SDM) dalam menemukan nilai inti (core value) bagi SD Muhammadiyah Jepara.

Kontributor : Dian Novitasari

Editor : Tunjung Eko Wibowo