JAKARTA - Perombakan posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara mencatatkan babak baru dalam dinamika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta tersebut secara resmi menjadi perombakan kabinet (reshuffle) keenam yang dilakoni Prabowo sejak mengumpan kemudi pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Pelantikan Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, sekaligus menyegel masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa yang genap berlangsung selama satu tahun sejak ditunjuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025.

Dalam reshuffle hari ini, Prabowo mengganti posisi Menteri Keuangan. Sumpah pelantikan telah digelar di Istana Negara, Senin (14/9/2026). Pergantian Menteri Keuangan menjadi satu-satunya perubahan yang disebut dalam reshuffle keenam ini.

Suahasil kini mendapat mandat untuk melanjutkan pengelolaan keuangan negara di tengah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Siapa Suahasil dan Profilnya

Menurut Saleh, pengalaman Suahasil di Kementerian Keuangan menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan fiskal dan ekonomi makro. Ia juga mengenal Suahasil sebagai akademisi Fakultas  Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal.

“Kebetulan saya mengenal betul dengan Prof Suahasil yang juga seorang akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal. Sehingga mengetahui bagaimana cara menggerakkan sektor industri dan perdagangan, agar mesinnya terus bergerak sehingga ekonomi dapat terus tumbuh menuju apa yang diharapkan Bapak Presiden Prabowo, yaitu 8%,” ujar Saleh.

Suahasil Nazara adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2026 untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D, lahir di Jakarta, 23 November 1970 dari keluarga Nias dengan istri bernama Christina Pusporini Messakh.

Suahasil punya riwayat pendidikan yang cukup mentereng. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1994), Master of Science dari Cornell University (1997), serta Ph.D. bidang ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign (2003).

Ia kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi FEB UI pada 2009. Memulai karier sebagai dosen FEB UI sejak 1999, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu (2016–2019), Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo hingga Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto, sebelum akhirnya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada September 2026, hari ini.