KUDUS - Bulan Oktober selalu menjadi bulan yang istimewa bagi dunia literasi dan kebahasaan di Indonesia. Memperingati semangat Sumpah Pemuda, SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus menggelar rangkaian acara Language Festival 2026 yang meriah, edukatif, dan penuh inspirasi.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai wadah membentuk generasi yang percaya diri, berwawasan global, namun tetap mencintai akar budaya lokal. Rangkaian acara Language Festival 2026 ini dikemas secara apik melalui serangkaian agenda inspiratif yang melibatkan tamu istimewa, pertunjukan seni spektakuler dari peserta didik, hingga proyek kreatif berbasis kolaborasi kelas.

Perjalanan Inspiratif Menuju Puncak Festival

Sebelum puncak acara pertunjukan digelar, peserta didik SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus terlebih dahulu diperkaya wawasannya melalui kehadiran para guest teacher inspiratif yang berfokus pada penguasaan bahasa internasional.

Sepanjang Oktober berbagai kegiatan berlangsung dalam literasi dan kreatifitas anak. Sabtu, 3 Oktober 2026, sekolah menghadirkan guest teacher istimewa langsung dari Yaman, yaitu Nader Nabil Saad Ahmed. Kehadiran beliau memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung dalam pembelajaran Bahasa Inggris, memperluas wawasan global, serta memotivasi mereka untuk lebih percaya diri berbicara dalam kancah internasional.

Suasana semakin diperkaya dengan hadirnya Rizki Kurnia Rosdiansyah, S.Ag., seorang pendidik inspiratif dari Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus. Beliau membimbing anak-anak dalam sesi pembelajaran Bahasa Arab, menanamkan kecintaan terhadap bahasa Al-Qur'an, serta memotivasi pentingnya penguasaan bahasa sebagai kunci peradaban. Kegiatan ini diselenggarakan pada 10 Oktober 2026.

Puncak Language Festival (27–28 Oktober 2026)

Tibalah pada acara yang paling dinanti-nantikan oleh seluruh warga sekolah. Tanggal 27 hingga 28 Oktober 2026, panggung utama sekolah dipenuhi oleh penampilan luar biasa dari seluruh peserta didik SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus. Setiap kelas menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang bahasa dan seni.

Kegiatan puncak acara dari hari Selasa, 27 Oktober 2026 yang berfokus pada penguasaan bahasa asing dan ekspresi diri modern. Hal yang dinilai berupa :

- Spelling Bee: Ajang unjuk ketangkasan mengeja kosakata bahasa Inggris dengan cepat dan tepat.

- Story Telling (Bahasa Inggris dan Krama): Peserta didik membawakan cerita dengan pelafalan bahasa Inggris yang fasih serta kelembutan tata krama bahasa Jawa (Krama) yang memukau.

- Dancing: Penampilan tari kreasi yang energik dan penuh estetika.

- Speech: Pidato inspiratif yang disampaikan dengan percaya diri di hadapan seluruh warga sekolah.

Untuk mengenalkan pelestarian budaya juga dilombakan pada hari Rabu, 28 Oktober 2026. Pelestarian budaya Nusantara dan seni suara. Terdapat beberapa kategori yang dilombakan, dan para siswa sangat antusias.

- Macapat: Alunan tembang tradisional Jawa yang dilantunkan dengan penuh penghayatan oleh anak-anak.

- Story Telling Rilley: Pertunjukan cerita kreatif yang menghibur dan sarat makna.

- Paduan Suara: Harmoni suara merdu dari paduan suara sekolah yang menggema indah.

- Geguritan: Pembacaan puisi tradisional Jawa yang sarat akan nilai-nilai budi pekerti.

Kolaborasi Kreatif: Pembuatan Kamus Mini dan Cue Card

Kemeriahan Language Festival 2026 tidak berhenti di atas panggung. Selepas rangkaian pertunjukan selesai, setiap kelas melanjutkan antusiasme mereka dengan mengerjakan proyek edukatif yang menantang kreativitas tangan dan pikiran.

Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok kelas untuk menghasilkan karya nyata berupa:

- Dua Kamus Tematik (Bahasa Inggris dan Bahasa Arab): Dibuat secara mandiri dan kreatif menggunakan bahan-bahan ramah anak seperti kain flanel dan spons ati (EVA foam). Buku kamus mini ini didesain penuh warna agar menarik dan menyenangkan untuk digunakan sebagai media belajar sehari-hari.

- Cue Card Edukatif: Pembuatan kartu bantu (cue card) interaktif yang mendukung proses belajar mengajar bahasa di dalam kelas.

Bahasa sebagai Jembatan Masa Depan Melalui kegiatan Language Festival 2026 ini. SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, mahir dalam multibahasa (multilingual), memiliki kepribadian mulia, serta senantiasa melestarikan budaya bangsa.

Dengan semangat literasi dan kecintaan terhadap bahasa ini terus hidup di hati anak-anak yang menjadi generasi masa depan. Sehingga nanti menjadi bekal berharga untuk melangkah menggapai cita-cita setinggi langit!

SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus — Cerdas, Berkarakter, Mendunia!

Editor : Tunjung EW