KUDUS — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan lulusan perguruan tinggi, untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan produk ramah lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan Sam’ani saat memberikan orasi ilmiah dalam prosesi Wisuda ke-32 dan Sumpah Profesi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) di Crystal Building UMKU, Kamis (29/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Sam’ani membawakan orasi berjudul “Desain Produk Berkelanjutan, Sinergi Ekologi Arsitektur dan Analisis Siklus Hidup Industri”, yang mengangkat keterkaitan antara desain produk, keberlanjutan lingkungan, dan proses industri.

Menurut Sam’ani, lingkungan dan produk industri merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Proses produksi hingga penggunaan produk memiliki dampak terhadap lingkungan sehingga perlu menjadi perhatian dalam pengembangan desain dan kegiatan industri.

Karena itu, ia mengajak para lulusan UMKU untuk lebih memperhatikan aspek lingkungan, termasuk dengan mendukung penggunaan produk yang ramah lingkungan.

Pendekatan desain produk berkelanjutan menjadi penting karena pengembangan produk tidak hanya berkaitan dengan fungsi dan nilai ekonominya, tetapi juga perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. Pertimbangan tersebut dapat diterapkan sejak tahap perancangan, pemilihan bahan, proses produksi, penggunaan, hingga pengelolaan produk setelah masa pakainya berakhir.

Dalam konteks tersebut, sinergi antara ekologi arsitektur dan analisis siklus hidup industri menjadi salah satu pendekatan untuk memahami hubungan antara aktivitas manusia, proses manufaktur, dan kelestarian lingkungan.

Orasi ilmiah itu disampaikan di hadapan 697 wisudawan dari 19 program studi jenjang diploma, sarjana, dan profesi. Kehadiran para lulusan dari beragam disiplin ilmu menjadi momentum untuk mendorong penerapan pengetahuan akademik dalam menjawab tantangan pembangunan, termasuk persoalan lingkungan.

Sam’ani juga menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan UMKU. Ia menilai kampus tersebut terus menunjukkan kemajuan, baik melalui berbagai prestasi maupun perkembangan institusi.

Ia berharap para lulusan mampu menjadi talenta muda yang berperan dalam pembangunan serta menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Selamat kepada wisudawan-wisudawati dan profesi yang telah percaya pada UMKU selama ini. Saudara semua merupakan talenta muda, sarjana baru yang nantinya akan mengisi perjuangan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Wisuda ke-32 UMKU tidak hanya menjadi penanda kelulusan mahasiswa, tetapi juga momentum untuk mengingatkan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan tanggung jawab sosial.

Melalui pesan mengenai desain produk berkelanjutan, para lulusan diharapkan mampu membawa perspektif keberlanjutan ke dalam dunia kerja, pengembangan usaha, maupun pengabdian di tengah masyarakat.