JEPARA- Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada Jumat (2/10/2026M/ 19 Rabiul akhir 1448H), seluruh murid SMP Muliya (SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan) menggelar aksi kreatif membuat mural bermotif Batik Nasional Muhammadiyah di dinding sekolah. Kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah dan apel pagi. Setelahnya. dilanjutnkan pembagian kelompok.
Menariknya, seluruh proses kreatif—mulai dari ide mural, pemilihan dan pembuatan pola batik, hingga tahap coloring—merupakan murni inisiasi dan karya para murid. Para guru hanya berperan sebagai fasilitator yang mendampingi proses tersebut.
Perwakilan murid sekaligus penggerak IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Ranting SMP Muliya, Nawang Wulan, mengaku bangga bisa terlibat aktif dalam kegiatan ini. "Kami ingin menunjukkan bahwa pelajar Muhammadiyah juga bisa berkarya dan melestarikan budaya.
" Melalui IPM, kami merancang konsep ini bersama-sama agar semua murid bisa menuangkan kreativitasnya secara langsung," ungkap Nawang.
Waka Kesiswaan SMP Muliya, Dian Larasati, S.Pd., turut mengapresiasi kemandirian para murid. "Kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa bangga terhadap budaya bangsa dan identitas batik Muhammadiyah. Aksi mural yang dirancang mandiri ini mengajarkan nilai kemandirian, kerja sama, kesabaran, dan kebebasan berekspresi secara positif," ujarnya.
Dian berharap semangat mencintai budaya dan nilai keislaman ini terus tertanam dalam diri murid. "Harapan kami, seluruh murid tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berkarakter, serta bangga akan identitas budayanya," pungkasnya.
Kontributor: Andi Fajri Mubarak
Editor : Tunjung EW