KUDUS – Kepedulian terhadap korban bencana tidak selalu harus menunggu bencana terjadi. Pesan tersebut menjadi semangat dalam Charity Match Sang Surya FC bersama LAZISMU Kudus. Sebuah gerakan penggalangan dana yang diarahkan untuk memperkuat infaq siaga bencana, khususnya di Kabupaten Kudus.
Kegiatan yang melibatkan organisasi di lingkungan Muhammadiyah tersebut mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai ruang berbagi. Sepak bola tidak hanya diposisikan sebagai aktivitas pertandingan, tetapi juga sebagai sarana membangun solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.
Mengusung semangat “Kick for Humanity – Main Bersama, Kuatkan Sesama”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LAZISMU Kudus memperluas gerakan filantropi kebencanaan hingga ke wilayah sendiri. Selama ini, LAZISMU Kudus telah cukup lama terlibat dalam penggalangan dan penyaluran donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah di Indonesia.
Namun, melalui kegiatan ini, perhatian mulai diarahkan pada kesiapsiagaan bencana di Kudus.
Langkah tersebut dilakukan meskipun saat ini Kudus tidak sedang berada dalam situasi bencana.
Berdonasi Sebelum Bencana Terjadi
Konsep inilah yang menjadi salah satu pesan penting dalam Charity Match tersebut. Penggalangan dana tidak harus menunggu masyarakat menjadi korban bencana. Rasa peduli terhadap sesama bisa berawal dari mana saja, dikala disaat lapang hal itu menjadi pusat kepedulian.
Dana yang terkumpul nanti disiapkan sebagai infaq siaga bencana. Sehingga ketika terjadi kondisi darurat, bantuan dapat lebih cepat digerakkan.
“Seluruh donasi dikelola LAZISMU Kudus untuk infaq siaga bencana, khususnya Kabupaten Kudus,” demikian pesan yang ingin disampaikan pada masyarakat di Kudus.
Pendekatan tersebut sekaligus memperkenalkan konsep bahwa filantropi kebencanaan tidak hanya berbentuk respons setelah bencana, tetapi juga dapat dilakukan melalui kesiapsiagaan dan penguatan sumber daya sebelum bencana terjadi.
Olah Raga Menjadi Pintu Masuk Gerakan Sosial
Sepakbola sebagai olah raga rakyat, dibidik untuk semua golongan masyarakat. Kolaborasi LAZISMU Kudus dengan Sang Surya FC membuat penggalangan dana dikemas melalui pertandingan sepakbola persahabatan.
Sepakbola ini adalah rangkaian program dari Charity Match yang akan dilaksanakan. Dalam hal ini terdapat Fun Football Vol. 1, yang mengajak peserta bermain sekaligus berdonasi. Ada pula Mini Soccer Vol. 2 dengan semangat bermain bersama dan berbagi untuk sesama.
Masyarakat maupun pelaku usaha juga diberi ruang untuk berpartisipasi dengan memasang logo usaha dalam flyer Charity Match sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan tersebut. Ataupun setiap kegiatan yang dilaksanakan LAZISMU ataupun lembaga Muhammadiyah pada umumnya.
Dengan demikian, dukungan tidak hanya datang dari peserta pertandingan. Masyarakat umum, komunitas, maupun dunia usaha dapat mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
Puncak Acara Charity Match
Kegiatan puncaknya akan digelar dibulan Oktober dan acara dijadwalkan pada 24 Oktober 2026. Dalam acara tsb juga akan berlangsung launching jersey ketiga Sang Surya FC.
Sebelum menuju puncak acara, agenda Fun Football Vol. 1 pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 15.00–17.30 WIB di Lapangan Bacin Kudus. Untuk mendukung gerakan tersebut, LAZISMU Kudus membuka kanal donasi melalui sejumlah rekening perbankan.
Donatur juga dapat memberikan konfirmasi donasi melalui kontak yang tercantum dalam flyer resmi kegiatan. Lebih dari sekadar pertandingan sepak bola, kolaborasi ini membawa pesan bahwa kepedulian terhadap bencana dapat dibangun jauh sebelum bencana datang.
Bagi Kudus, gerakan tersebut menjadi upaya menumbuhkan budaya kesiapsiagaan sekaligus memperkuat ekosistem filantropi lokal. Ketika bencana terjadi di daerah lain, masyarakat Kudus dapat ikut membantu. Namun ketika ancaman bencana berada di wilayah sendiri, masyarakat juga diharapkan telah memiliki kepedulian dan sumber daya yang disiapkan sejak dini.
Melalui Charity Match Sang Surya FC dan LAZISMU Kudus, semangat olahraga kemudian dipertemukan dengan semangat kemanusiaan: bermain bersama, berdonasi, dan menyiapkan kepedulian sebelum keadaan darurat datang.