PAMOTAN — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN), suasana meriah dan penuh khidmat tampak terlihat di halaman komplek sekolah. Pada peringatan tahun ini, SMP Islam Pamotan bersama SD Islam Pamotan menggelar upacara bendera secara gabungan.

​Meski digelar bersama, barisan peserta upacara tampak kompak mengenakan busana muslim, kemeja putih, dan sarung batik. Peringatan HSN kali ini terasa semakin istimewa tatkala Kepala SMP Islam Pamotan, Ustadz Ahmad Wildan, memasuki lapangan upacara untuk menyampaikan amanat penting di hadapan para murid dari kedua jenjang sekolah tersebut.

Dalam amanatnya, Kepala Sekolah yang akrab disapa Ustadz Wildan tersebut mengajak para murid untuk memaknai peran seorang santri di era modern melalui padanan filosofi bahasa Inggris yang unik, yakni "Sun" dan "Tree".

​"Seorang santri hakikatnya memiliki dua peran penting. Pertama, ibarat 'Sun' (matahari) yang senantiasa menyinari dan mencerahkan lingkungan sekitar dengan ilmu serta akhlakul karimah. Kedua, ibarat 'Tree' (pohon) yang rindang dan meneduhkan, di mana kehadiran seorang santri harus mampu membawa ketenangan, kedamaian, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," ungkap Ahmad Wildan.

​Beliau menambahkan, nilai-nilai perjuangan kaum sarungan harus terus dihidupkan sejak dini melalui semangat literasi, akhlak mulia, serta meneladani jejak para ulama besar.

​Usai upacara dan kegiatan sholat Dhuha berjamaah bersama, rangkaian acara di lingkungan SMP Islam Pamotan dilanjutkan dengan agenda literasi visual yang dinanti-nanti, yaitu Nonton Bareng (Nobar) film sejarah perjuangan "Sang Pencerah". Pemutaran film biografi KH. Ahmad Dahlan ini dikemas interaktif dengan kuis berhadiah yang memicu antusiasme tinggi dari para siswa, sebelum akhirnya ditutup dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) efektif hingga siang hari.

​Melalui momentum Hari Santri ini, sinergi antara SD dan SMP Islam Pamotan diharapkan mampu terus mencetak generasi muda berkemajuan yang siap menjadi pencerah sekaligus peneduh bagi umat dan bangsa.

Editor : Tunjung EW