Sukakata.com - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bakal menggelar program "Great Sale" selama September 2026, sebagai salah satu upaya meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Program 'Great Sale' ini mendapat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), hingga para pengusaha dan pelaku UMKM di Kabupaten Kudus," kata Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai memimpin rapat koordinasi program "Great Sale" di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin.

Menurut dia program Great Sale atau diskon besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung 1-30 September 2026. Ini sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus. Program tersebut, tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan transaksi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi berbagai produk dan jasa yang tersedia di Kabupaten Kudus, serta untuk menggerakkan aktivitas ekonomi daerah dan memberikan ruang lebih besar bagi UMKM untuk memperluas pasar agar semakin tumbuh.

"Kami juga ingin menumbuhkan daya beli masyarakat. Yang kedua, terapi belanja, artinya kebutuhan-kebutuhan pokok di Kabupaten Kudus ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Selain meningkatkan daya beli, "Great Sale" diharapkan mampu menarik wisatawan untuk datang dan berbelanja di Kabupaten Kudus. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tetapi juga sektor pariwisata, perhotelan, ritel, transportasi, dan sektor usaha lainnya.

"Kita ingin menarik wisatawan datang ke Kabupaten Kudus. Ini akan meningkatkan UMKM kita, pelaku usaha, pelaku wisata, juga perhotelan, ritel, transportasi, maupun yang lainnya," ujarnya.

Dalam program tersebut, pelaku usaha akan memberikan potongan harga kepada masyarakat yang melakukan transaksi di Kabupaten Kudus. Besaran diskon bervariatif dan diserahkan kepada masing-masing pelaku usaha, mulai dari 7 persen, 17 persen, 27 persen, hingga mencapai 70 persen.

Hingga saat ini, sedikitnya ada 52 pelaku usaha telah tercatat akan berpartisipasi dalam program tersebut. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah menjelang pelaksanaan "Great Sale".

Ritel dan Pusat Belanja Ajang Diskon Terbanyak

Sejumlah jaringan ritel dan pusat perbelanjaan telah dikonfirmasi ikut meramaikan Kudus Great Sale 2026. Di antaranya Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Superindo, Hypermart, ADA Swalayan, Ramayana, dan Matahari Department Store.

Selain sektor ritel, promo juga akan hadir dari sektor perhotelan, kuliner, dan restoran. Hotel dan pelaku usaha kuliner yang telah menyatakan keikutsertaannya.

Antara lain Shapphire Boutique Hotel, Hotel Griptha, Hotel Horison IJ, Mansionite Hotel, Hotel Kenari Asri, Jenang Mubarok, Ulam Sari Resto, dan Venezia Social Lounge. Tak hanya pelaku usaha swasta, sejumlah layanan milik pemerintah daerah juga ikut mengambil bagian dalam program tersebut.

Beberapa instansi yang terlibat di antaranya yakni Perumda Tirta Muria, BPR Bank Daerah Kudus, RSUD dr. Loekmono Hadi, serta Dinas Perdagangan.

Dengan cakupan peserta yang berasal dari berbagai sektor, Kudus Great Sale diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat aktivitas ekonomi sekaligus mengajak masyarakat merayakan Hari Jadi Ke-477 Kota Kudus dengan berbelanja dan menikmati berbagai layanan di daerah sendiri.

Masyarakat Kudus maupun wisatawan, pada periode 1-30 September 2026 bisa memanfaatkan kesempatan untuk berburu berbagai promo dan diskon sekaligus ikut menggerakkan roda perekonomian lokal dalam semarak Hari Jadi Ke-477 Kota Kudus